Minggu, 13 Maret 2011

Tugas Sosiologi dan Politik

Soal :

1. Sebutkan pengertian manusia sebagai makhluk hidup yang berkelompok !

2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam kelompok sosial !

3. Jelaskan tentang kelompok-kelompok sosial yang tidak teratur !

4. Jelaskan perbedaan masyarakat kota dan masyarakat desa !

Jawaban :

1. Pengertian Manusia sebagai makhluk hidup yang berkelompok, yaitu :

Manusia sebagai makhluk individu. Individu berasal dari kata In dan Devided. Dalam bahasa Inggris In salah satunya mengandung pengertian Tidak sedangkan Devided artinya Terbagi jadi Individu artinya tidak terbagi atau satu kesatuan from.Manusia adalah mahluk sosial. Manusia hanya dapat berkembangan sebagai manusia seutuhnya hanya bila ia berada dalam kelompok.

· Karl Marx (Perdue, 1986:312) menyatakan bahwa sociability manusia lebih dari sekedar pengertian bahwa manusia membutuhkan yang lainnya untuk memenuhi kebutuhannya. Marx melihat manusia sebagai human social animal yang dapat berkembang sebagai peribadi dalam kelompok masyarakat jadi tidak seorangpun manusia berada diluar kelompok sosial.

· Kelompok sosial (Macionis, 1989:174) pada umumnya didefenisikan sebagai dua atau lebih orang yang memiliki suatu identitas bersama dan yang berinteraksi secara regular. Apapun bentuknya, kelompok Sosial terdiri dari orang-orang yang memiliki kesadaran keanggotaan yang sama yang didasarkan pada pengalaman, loyalitas, dan kepentingan yang sama. Singkatnya mereka sadar tentang individualitas mereka, sebagai anggota dari Kelompok Sosial yang secara spesifik disadari sebagai “kita”.

· Anderson and Parker: kelompok dan perangkat norma sosial terjadi karena adanya komunikasi & interaksi.

Pengertian manusia sebagai makluk hidup yang berkelompok merupakan suatu kumpulan orang yang memiliki kesadaran bersama akan from.

2. Pengertian dan macam-macam kelompok sosial, antara lain :

Pengertian Kelompok Sosial adalah Kumpulan orang-orang yang mempunyai hubungan interaksional yg melahirkan perasaan bersama.

· Roucek dan Warren: Satu atau lebih manusia yang saling memahami dan terjalin dalam pola interaksi secara keseluruhan.

· Mayor Polak: suatu group atau sejumlah orang yang saling berhubungan dan bersifat sebagai sebuah struktur.

Proses terbentuknya sebuah kelompok, antara lain :

a. Adanya naluri hidup bersama dan berkelompok (zoon politicon).

b. adanya kepentingan tak terbatas (makhluk kepentingan).

c. Memiliki tujuan yang sama dan adanya keinginan untuk bekerja sama.

Macam-macam Kelompok Sosial, antara lain :

a. Kelompok kekerabatan: Hubungan antara anggota kerabat yang saling mengenal dekat, tertarik dengan kehidupan kekeluarga dan tetangga (berfungsi membina kerukunan).

b. Kelompok utama dan sekunder (primary and secondary group): Perasaan memiliki anggota terhadap kelompok sangat besar, saling membagi pengalaman, berencana, memecahkan masalah bersama dan berusaha bersama dalam memenuhi kebutuhan bersama.

c. Gemeinschaft dan Gesellschaft (Ferdinand Tonnies):

· Gemeinschaf merupakan sebuah bentuk kehidupan bersama dengan ikatan hubungan batin secara murni, alamiah dan kekal. Ciri utamanya: intimate (mesra), private (pribadi, terbatas beberapa orang saja), exclusive. Dasarnya, cinta & kesatuan perasaan bersama. Jika terjadi konflik, penyelesaiannya menjadi urusan bersama.

· Gesellschaft merupakan suatu bentuk kehidupan bersama dengan ikatan lahiriah, sementara, terbatas, hubungan perjanjian/kontrak, kepentingan rasional, kepentingan pribadi lebih utama, unsur kehidupan lainnya merupakan
alat belaka.

d. Kelompok formal dan Informal :

A. Kelompok formal (teratur) sengaja diciptakan berdasarkan peraturan yang tegas (sah), diatur sesuai dengan pembatasan tugas dan wewenang.

Ciri- cirinya, yaitu memiliki identitas yang kolektif yang tegas, memiliki daftar anggota yang rinci, memiliki program yang diarahkan pada pencapaian tujuan yang jelas, memiliki prosedur keanggotaan.

Contohnya, yaitu perkumpulan pelajar atau mahasiswa, instansi pemerintahan, parpol, perusahaan, dll.

B. Kelompok Informal (tidak teratur) terbentuk karena kuantitas pertemuan rutin yang tinggi (berulang), berdasarkan kesamaan kepentingan, berupa klik (qliques) kelompok yang terikat kuat atas dasar persahabatan, kepentingan bersama dengan perasaan kelompok yang kuat. Menurut Soerjono Soekanto: klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang sering timbul dalam kelompok-kelompok besar. Klik ditandai adanya pertemuan-pertemuan timbal balik antar anggota, biasanya hanya bersifat ‘antara kita saja’

Contohnya, yaitu:kelompok belajar, klik, dll.

3. Kelompok-kelompok sosial yang tidak teratur atau Informal adalah Suatu kelompok yang terbentuk karena kuantitas pertemuan rutin yang berulang-ulang, berdasarkan kesamaan kepentingan, berupa klik (qliques) kelompok yang terikat kuat atas dasar persahabatan, kepentingan bersama dengan perasaan kelompok yang kuat. Menurut Soerjono Soekanto: klik adalah kelompok kecil tanpa struktur formal yang sering timbul dalam kelompok-kelompok besar. Klik ditandai adanya pertemuan-pertemuan timbal balik antar anggota, biasanya hanya bersifat ‘antara kita saja’.

Contohnya, yaitu:kelompok belajar, klik, dll.

4. Perbedaan kelompok sosial di masyarakat kota dan masyarakat desa, antara lain :

A. Ciri-ciri masyarakat kota:

a. Pengaruh alam kecil.

b. Mata pencaharian beragam sesuai dengan keahlian dan ketrampilan.

c. Kehidupan sosial bersifat gesselschaft, lebih individual dan kompetitif.

d. Keadaan status sosial penduduk heterogen.

e. Stratifikasi dan diferensiasi sosial sangat mencolok (stratifikasi pendidikan, kekuasaan, kekayaan, prestasi, dll).

f. Interaksi sosial kurang akrab & kurang peduli terhadap lingkungannya (hubungan = kepentingan).

g. Keterikatan terhadap tradisi sangat kecil.

h. Umumnya berpendidikan lebih tinggi, rasional, menghargai waktu, kerja keras, dan kebebasan.

i. Jumlah warga kota lebih banyak, padat, dan heterogen.

j. Pembagian dan spesialisasi kerja lebih banyak dan nyata.

k. Kehidupan sosial ekonomi, politik dan budaya sangat dinamis, sehingga perkembangannya cepat .

l. Bersifat terbuka, demokratis, kritis, mudah menerima unsure-unsur perubahan, dan pembaharuan.

m. Pranata sosial bersifat formal sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku.

n. Memiliki sarana prasarana dan fasilitas kehidupan yang relatif banyak.

B. Ciri-ciri masyarakat perdesaan:

a. Letaknya relatif jauh dari kota dan bersifat rural.

b. Pengaruh lingkungan alam masih besar terhadap kehidupan masyarakat.

c. Mata pencaharian agraris & relatif homogen (bertani, beternak, nelayan, dll).

d. Corak kehidupan sosial bersifat gemainschaft ( memiliki komunitas sentiment).

e. Keadaan penduduk (asal-usul), takut ekonomi, pendidikan dan kebudayaan yang relative homogeny.

f. Interaksi sosial intim, langgeng dan bersifat familistik.

g. Memiliki keterikatan kuat thdp tanah kelahiran & tradisi-tradisi warisan leluhurnya.

h. Menjunjung tinggi prinsip-prinsip kebersamaan/gotong royong, kekeluargaan, solidaritas, musyawarah, kerukunan & keterlibatan sosial.

i. Jumlah warganya relatif kecil dengan penguasaan IPTEK relatif rendah, sehingga produksi barang dan jasa relatif juga rendah.

j. Pembagian kerja & spesialisasi belum banyak dikenal, sehingga deferensiasi sosial masih sedikit.

k. Kehidupan sosial budaya bersifat statis, monoton dan diikuti perkembangan yang lamban.

l. Kurang terbuka, kurang kritis, pasrah terhadap nasib, dan sulit menerima unsure baru.

m. Memiliki sistem nilai budaya (aturan moral) yang mengikat dan dipedomi warga dalam melakukan interaksi sosial (turan umumnya tak tertulis).

n. Penduduk konservatif, akan tetapi loyal kepada pimpinan dan menjunjung tinggi tata nilai dan norma-norma yang berlaku.

Sumber, antara lain :

1. http://sukses-since.blogspot.com/2010/05/pengertian-manusia-sebagai-makhluk.html

2. http://merryyuch.blogspot.com/2010/03/manusia-sebagai-mahluk-yang-hidup.html

3. http://www.scribd.com/doc/30846474/Power-Point-SAP-Sosiologi-32

4. http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&cd=3&ved=0CCAQFjAC&url=http%3A%2F%2Ffile.upi.edu%2Fai.php%3Fdir%3DDirektori%2FB%2520-%2520FPIPS%2FJUR.%2520PEND.%2520GEOGRAFI%2F196103231986031%2520-%2520R.%2520GURNIWAN%2520KAMIL%2520PASYA%2FP%2520Sosiologi%2F%26file%3D3-Kelompok2%2520Sosial.pdf&rct=j&q=kelompok2%20sosial%20yang%20tidak%20teratur&ei=Z7F8TfaQA8XXrQeIsYn-Dg&usg=AFQjCNH4L8lVPDdhbDa_3vQriphs13U5kA&cad=rja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar